Juke.co.id
  • Home
  • Nasional
  • Kriminal
  • Teknologi
  • Politik
  • Olahraga
  • Peristiwa
  • Gaya Hidup
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Kriminal
  • Teknologi
  • Politik
  • Olahraga
  • Peristiwa
  • Gaya Hidup
No Result
View All Result
Juke.co.id
No Result
View All Result
Home Sosial

Mahasiswa UNP Kediri Hidupkan Ekonomi Dan Budaya Desa Manggis Lewat Program 8 Pojok

jiz by jiz
September 27, 2025
in Sosial
0
Mahasiswa UNP Kediri Hidupkan Ekonomi Dan Budaya Desa Manggis Lewat Program 8 Pojok
0
SHARES
7
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Kediri, JuKe.co.id – Desa Manggis, Kecamatan Puncu, Kabupaten Kediri, mendadak jadi sorotan publik. Semua berawal dari gebrakan mahasiswa Universitas Nusantara PGRI (UNP) Kediri yang menghadirkan konsep fenomenal bertajuk “8 Pojok” melalui Program Peningkatan Kapasitas Organisasi Kemahasiswaan (PPK Ormawa).

Tak main-main, program ini menyulap desa menjadi laboratorium hidup yang menggabungkan literasi, teknologi, ekonomi kreatif, hingga pelestarian budaya. Dari sempoa untuk anak-anak, pengolahan sampah 3R, budidaya lele dan kangkung, sampai coding game untuk siswa SD – semuanya dirancang sesuai kebutuhan dan potensi Desa Manggis.

“Semua kami desain sesuai kebutuhan dan potensi desa. Mulai dari anak-anak, pemuda, hingga ibu rumah tangga bisa ikut terlibat,” tegas Redista Nazriana, mahasiswa Pendidikan Matematika UNP Kediri, Sabtu (27/9/2025).

Inovasi mahasiswa tidak berhenti di pelatihan. Produk nyata ikut lahir: sempoa dari barang bekas, lilin aromaterapi, tas anyaman, peta interaktif wisata, website Desa Manggis, bahkan aplikasi 360° berbasis AR/VR yang memperkenalkan budaya desa ke dunia digital.

Dosen pendamping program, Ika Santia, menyebut konsep ini bagian dari gagasan kampus bertajuk “Lingkar Desa Cerdas”.

“Delapan pojok lahir dari potensi Desa Manggis. Ada wisata, kesenian, UMKM, hingga literasi yang masih rendah. Program ini memberdayakan masyarakat sekaligus melahirkan inovasi digital,” ungkapnya.

Program yang didanai Kemendikbudristek itu melibatkan mahasiswa lintas prodi, mulai dari Teknik Informatika, Matematika, Manajemen, Penjas, hingga Bimbingan Konseling (BK). Dengan total lebih dari 150 warga ikut terlibat aktif selama lima bulan.Respon warga? Luar biasa!

“Saya dulu hanya bisa bikin tas sederhana. Sekarang bisa merajut, macramé, dan menjahit. Bahkan hasilnya sudah dipasarkan secara daring,” kata Sri Mariati, ibu rumah tangga warga Dusun Ringin Bagus.

Pemerintah desa pun angkat topi. Dhanas Setianur Dwi Sukma Diva, Kepala Urusan Perencanaan Desa Manggis, menilai keterlibatan mahasiswa membuka peluang usaha baru. “Banyak ibu-ibu petani bisa ikut setelah pulang dari sawah. Program ini nyata mendongkrak ekonomi desa,” ujarnya.

Tak hanya soal ekonomi, mahasiswa juga menyulut semangat pelestarian sejarah. Anton Sujarwo, tokoh masyarakat Dusun Dorok, mengaku termotivasi untuk terus menjaga koleksi artefak peninggalan Medang hingga Majapahit yang ada di rumahnya.

“Kehadiran mahasiswa mendorong masyarakat melestarikan warisan sejarah. Kalau dibuat ruang khusus, bisa jadi wisata edukasi yang mendatangkan manfaat ekonomi,” katanya penuh harap.

Kini, Desa Manggis bukan lagi sekadar desa biasa. Berkat tangan dingin mahasiswa UNP Kediri, desa ini menjelma jadi panggung inovasi: dari pojok baca hingga pojok budaya, dari coding digital hingga pelestarian artefak bersejarah.

Pemerintah desa menyatakan siap mendukung keberlanjutan program ini. Sebab, “8 Pojok” tak hanya memberi ilmu, tapi juga menyalakan api perubahan. (jiz)

Tags: Desa manggisInovasiMahasiswaUNP Kediri
Previous Post

IM3 Sediakan Ribuan Hadiah Spektakuler Bagi Pelanggan Setia Dalam Gelar Pesta Hadiah 2025

Next Post

HUT ke 80, KAI Daop 7 Madiun Tebar Semangat “Semakin Melayani”

Next Post
HUT ke 80, KAI Daop 7 Madiun Tebar Semangat “Semakin Melayani”

HUT ke 80, KAI Daop 7 Madiun Tebar Semangat “Semakin Melayani”

Discussion about this post

Recommended

Menilik Ramadhan di TMMD Kediri: Satgas dan Warga Gadungan Tarawih Bersama

Menilik Ramadhan di TMMD Kediri: Satgas dan Warga Gadungan Tarawih Bersama

23 jam ago
Awal Periode ke-2, Mas Dhito Berhasil Kuatkan Sektor Pelayanan Publik

Awal Periode ke-2, Mas Dhito Berhasil Kuatkan Sektor Pelayanan Publik

2 hari ago

Trending

Tragedi Anak SD Bunuh Diri Di Ngada NTT Karena Tidak Membeli Buku Tulis, BEM Kediri Serukan Evaluasi Dalam Pendidikan

Tragedi Anak SD Bunuh Diri Di Ngada NTT Karena Tidak Membeli Buku Tulis, BEM Kediri Serukan Evaluasi Dalam Pendidikan

2 minggu ago
Momen Sederhana di Posko TMMD ke-127, Satgas TNI dan Anak-anak Desa Gadungan Berbaur Akrab

Momen Sederhana di Posko TMMD ke-127, Satgas TNI dan Anak-anak Desa Gadungan Berbaur Akrab

6 hari ago

Popular

Tragedi Anak SD Bunuh Diri Di Ngada NTT Karena Tidak Membeli Buku Tulis, BEM Kediri Serukan Evaluasi Dalam Pendidikan

Tragedi Anak SD Bunuh Diri Di Ngada NTT Karena Tidak Membeli Buku Tulis, BEM Kediri Serukan Evaluasi Dalam Pendidikan

2 minggu ago
Jelang Ramadan, Ratusan Siswa PSHT Cabang Kota Kediri Gelar Bakti Sosial di Dua Lokasi

Jelang Ramadan, Ratusan Siswa PSHT Cabang Kota Kediri Gelar Bakti Sosial di Dua Lokasi

1 minggu ago
Gelar Ibadurrahman Fair 2026: Semarak Festival Pendidikan Dan Ajang Kreatifitas Keluarga Besar Yayasan Ibadurrahman Srengat

Gelar Ibadurrahman Fair 2026: Semarak Festival Pendidikan Dan Ajang Kreatifitas Keluarga Besar Yayasan Ibadurrahman Srengat

4 minggu ago
Inovasi, CIMB Niaga Ajak Nasabah Kelola Gaji dan Finansial dengan Lebih Bijak melalui OCTO

Inovasi, CIMB Niaga Ajak Nasabah Kelola Gaji dan Finansial dengan Lebih Bijak melalui OCTO

3 minggu ago
Aromora Grand Opening Office Dan Market Parfum, Serta Gelar Pasar Murah Sambut Ramadhan

Aromora Grand Opening Office Dan Market Parfum, Serta Gelar Pasar Murah Sambut Ramadhan

2 minggu ago
Juke.co.id

© 2024 Juke - Juke.

Navigate Site

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • About
  • Shop
  • Forum
  • Contact

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Kriminal
  • Teknologi
  • Politik
  • Olahraga
  • Peristiwa
  • Gaya Hidup

© 2024 Juke - Juke.