Kediri, JuKe.co.id – Ratusan atlet berkuda dari penjuru tanah air, ikuti Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Horseback Archery (HBA) 2025 yang digelar di kawasan wisata Gunung Kelud, Kabupaten Kediri.
Kejurnas tersebut diselenggarakan oleh Pordasi (Persatuan Olahraga Berkuda Seluruh Indonesia). Total sekitar 230 atlet panahan berkuda terbaik nasional, yang terjun dalam event nasional tersebut.
HBA merupakan olahraga panahan berkuda, yang tidak hanya mengasah fisik, tetapi juga melatih ketenangan, fokus, dan ketepatan dalam mengambil keputusan.
Ketua Komisi Horseback Archery PP Pordasi Deri Asta mengatakan, pihak Pordasi mengapresiasi panitia, yang mampu mempersiapkan Kejurnas dalam waktu singkat. Karena rencana awal yang dijadwalkan di Bromo, yang harus dipindahkan akibat musibah.
“Luar biasa para pelaksana bisa melaksanakan acara dalam waktu yang sangat singkat. Kejuaraan nasional HBA ini, untuk mencari atlet-atlet yang akan mewakili Indonesia dalam Kejuaraan HBA internasional. Kami berharap olahraga panahan berkuda di Indonesia tidak hanya menjadi ajang kompetisi lokal, tetapi bisa menjadi wadah pembinaan menuju level dunia.” Ujar Deri Asta, Ketua Komisi Horseback Archery PP Pordasi.
Sementara Ketua Pordasi Jawa Timur, Drs. H. Sentot Djamaluddin, menjelaskan bahwa pemilihan Gunung Kelud sebagai lokasi kejuaraan juga bertujuan memperkenalkan potensi wisata Kediri kepada peserta dari luar daerah.
“Jadi kita memilih Kediri ini, di Kelud ini dalam rangka juga mengangkat Pariwisata di Kediri karena yang datang ini dari beberapa daerah. Karena dalam setiap event, kejuaraan berkuda terbukti menggerakkan UMKM. Kita berharap Kediri mendapatkan dampak positif yang sama,” kata Ketua Pordasi Jawa Timur, Drs. H. Sentot Djamaluddin.
Sementara salah satu peserta, Silmi mengaku, untuk mengikuti HBA ia tidak hanya mempersiapkan fisik, namun juga berlatih teori dan juga mental. Karena dalam olahraga HBA semua sangat mendukung.
“Saya persiapan kali ini sangat minim. Namun karena saya sering mengikuti Kejuaraan HBA, jadinya sudah biasa. Saya sudah dua kali mewakili Indonesia dalam kejuaraan HBA di luar negeri, Mongolia dan Thailand,” Kata Silmi, atlet dari Bali. (Jiz)









Discussion about this post