Kediri, JuKe.co.id – Untuk memenuhi kebutuhan uang baru pada momentum Lebaran 1447 H, Bank Indonesia Kediri menyalurkan uang Rp 5, 3 triliun.
“Besaran ini mengalami peningkatan jika dibandingkan periode sama tahun lalu yakni sebesar 4,9 triliun Rupiah,” kata Kepala Perwakilan Bank Indonesia Kediri, Yayat Cadarajat, saat menghadiri Bazaar Pangan Ramadan yang digelar di GOR Jayabaya kota Kediri, Sabtu (7/3/2026).
Yayat menjelaskan, bahwa tren kenaikan penukaran uang baru ini dipicu oleh perkembangan perekonomian nasional yang saat ini juga mengalami peningkatan.
“Faktor lainnya dikarenakan, mendekati lebaran ini kebutuhan masyarakat terhadap uang baru juga semakin bertambah. Hal juga membuktikan bahwa sampai sekarang tingkat kesadaran masyarakat untuk berbagi dengan sesama juga semakin meningkat,” katanya.
Ia berharap, jumlah uang baru yang disalurkan oleh Bank Indonesia Kediri mampu mencukupi permintaan pasar di Kediri. Dengan demikian maka pelaksanaan hari raya idul Fitri di wilayah ini dapat digelar dengan baik dan lancar.
“Semoga saja uang baru yang kami distribusikan pada kegiatan semacam ini, bisa mencukupi segala kebutuhan masyarakat sehingga mereka dapat berlebaran dengan tenang,” katanya.
Salah satu warga yang antre untuk penukaran uang Ika mengaku, untuk mendapatkan uang baru melalui layanan aplikasi Bank Indonesia dapat dikatakan sangat mudah. Hal ini karena ia hanya perlu menunggu selama 2 jam untuk proses pendaftaran.
“Setelah berhasil daftar di aplikasi, maka pada hari Sabtu ini saya bisa menukar uang di GOR Jayabaya Kota Kediri. Alhamdulillah proses penukaran lancar dan tahapannya cepat, tidak perlu antre lama,” kata Ika, warga Bandar Lor Kota Kediri.
Hadir pada kesempatan ini, Wali Kota Kediri, Vinanda Prameswati, yang menyampaikan, dengan adanya sinergi dengan Bank Indonesia, Perbankan, Bulog dan stakeholder terkait, serta pihak distributor maka kegiatan ini menjadi kunci keberhasilan untuk memastikan bahwa kebutuhan bahan pokok masyarakat dapat terpenuhi. Bahkan, termasuk halnya permintaan terhadap uang baru.
“Hari ini juga ada 1.500 paket sembako yang dijual seharga Rp 90.000. Adapun bahan pangan ini meliputi beras 5 kilogram, minyak goreng, dan gula pasir,” kata Vinanda.
Lebih lanjut, Vinanda mengemukakan, dalam membantu persiapan masyarakat jelang lebaran, maka pada agenda tersebut juga tersedia layanan penukaran uang baru, pelayanan pembayaran pajak kendaraan dan PBB, serta layanan pemeriksaan kesehatan.
Selain itu, juga Bazaar produk UMKM, pelayanan zakat dan infaq, serta layanan Dispendukcapil kota Kediri. (jiz)









Discussion about this post