Purwokerto, Juke.co.id – Inilah aktivitas di Depo Lokomotif PT Kereta Api Indonesia (PT KAI) 5 Purwokerto, Jawa Tengah. Hampir seluruh pekerja bekerja keras untuk memastikan setiap lokomotif siap beroperasi tanpa gangguan.
Karena tempat inilah yang menjadi “jantung” pemeliharaan sarana lokomotif, yang melakukan perjalanan kereta api hampir di seluruh Pulau Jawa.
Depo Purwokerto ini merupakan salah satu depo terbaik di Jawa Tengah dan berfungsi sebagai pusat perawatan rutin, termasuk perawatan harian (DC), perawatan bulanan (P1), dan perawatan tahunan (P12) lokomotif dan kereta rel diesel (KRD).
Dan rombongan awak Media dari Daop 7 Madiun dalam “Media Journey” diberikan kesempatan untuk melihat bengkel di Depo lokomotif Daop 5 Purwokerto, Kamis (16/10/2025).
Asisten Perawatan Depo Lokomotif Daop 5 Purwokerto (Aslok) Yanto, mengucapkan terima kasih atas kunjungan rombongan Media Journey dari Daop 7 Madiun.
“Kami mengucapkan selamat datang dan terimakasih atas kunjungan Bapak Manajer Humas Daop 7 beserta rekan-rekan Media. Ya beginilah tugas kami di Depo lokomotif Purwokerto. Kami di sini terus berupaya menjaga kecepatan dan ketepatan dalam perawatan, untuk kelancaran perjalanan kereta api,” Kata Yanto, Aslok Depo Purwokerto.
Aslok Yanto menjelaskan bahwa Depo Induk Purwokerto saat ini mengelola 28 unit lokomotif. Hampir semuanya — 27 hingga 28 unit — harus selalu dalam kondisi siap operasi (ready for use).
“Tidak boleh ada lokomotif yang lama menganggur. Setiap unit punya peran penting dalam jadwal perjalanan,” jelasnya.
Selain menjaga keandalan sarana, Depo Purwokerto juga menjadi wadah pembinaan sumber daya manusia. Salah satu contoh menarik adalah keberhasilan staf yang dulu bertugas di Depo Induk Cirebon, kini di Purwokerto sudah menjadi teknisi andal.
.“Ini bukti bahwa pelatihan dan transfer ilmu berjalan dengan baik,” tambah Yanto.
Dalam kesempatan yang sama, Supervisor Lokomotif Depo Purwokerto Adi Saputra menekankan, pentingnya keselamatan kerja di lingkungan bengkel. Ia memaparkan sejumlah potensi bahaya yang wajib diwaspadai, mulai dari paparan bahan kimia, risiko tertemper langsiran lokomotif, hingga bahaya tertimpa benda berat dari alat seperti overhead crane.
“Setiap pekerja dan pengunjung wajib menggunakan APD seperti helm pelindung dan selalu berada di zona aman. Keselamatan adalah budaya yang tidak bisa ditawar,” tegasnya.
Sementara Manajer Humas KAI Daop 7 Madiun, Rokhmad Makin Zainul, mengungkapkan apresiasinya atas sambutan hangat dari jajaran Daop 5 Purwokerto.
“Kami datang bersama rekan-rekan media untuk menyaksikan langsung bagaimana Depo Purwokerto menjaga kesiapan sarana. Dari sini kami belajar banyak tentang proses perawatan rutin hingga penanganan kereta istimewa, yang semuanya dilakukan dengan profesional dan penuh tanggung jawab,” ujarnya.
Menurut Rokhmad, pengalaman dari Daop 5 menjadi referensi penting bagi Daop 7 dalam menjaga keandalan operasional dan meningkatkan standar kerja sesuai ketentuan KAI.
Kunjungan Media Journey KAI Daop 7 Madiun ke Depo Lokomotif Purwokerto bukan sekadar perjalanan studi, melainkan potret nyata dedikasi para petugas KAI. Di balik deru mesin dan gemuruh rel, mereka bekerja tanpa lelah agar masyarakat bisa menikmati perjalanan kereta api yang aman, nyaman, dan tepat waktu. (jiz)









Discussion about this post