Kediri, JuKe.co.id – Anggota DPRD Kabupaten Kediri dari Fraksi PAN M. Yusuf Aziz menghadiri acara penutupan Program Pemberdayaan Pendidikan dan Ekonomi Remaja di Desa Krecek, Kecamatan Badas, Kabupaten Kediri, Minggu (23/11/2025).
Program yang berlangsung selama dua bulan dan diselenggarakan oleh Yayasan Dimar Nusa Bakti dengan dukungan Dinas DP2KBP3A Kabupaten Kediri ini, mencakup penguatan motivasi meraih cita-cita, strategi sukses belajar, hingga pelatihan bisnis online.
Para remaja didorong untuk memanfaatkan ponsel secara produktif, menemukan potensi unggulan di desa, dan memasarkan produk mereka melalui platform digital.
“Dengan slogan ‘dari desa kita berjaya’, saya percaya desa dapat menjadi tempat yang aman, nyaman, sekaligus produktif bagi remaja untuk berkembang.” kata M. Yusuf Aziz, Anggota DPRD Kabupaten Kediri dari Fraksi PAN.
Menurut Yusuf, kemajuan teknologi membuka pintu kesempatan yang sangat besar bagi generasi muda.
“Dengan kemajuan media sosial, bahkan remaja punya peluang meraih sukses secara ekonomi tanpa harus meninggalkan bangku sekolah. Kuncinya adalah kreativitas dan kemauan belajar,” ujarnya.
Pada acara tersebut, Yusuf juga menyerahkan paket berkebun kepada lima peserta sebagai upaya menumbuhkan kemandirian pangan sejak dini.
“Saya akan memantau perkembangan kebun mini ini. Siapa yang tanamannya tumbuh dengan baik akan saya beri tambahan apresiasi,” tuturnya setelah penyerahan paket berkebun dan uang saku kepada peserta.
Kepala Desa Krecek turut menyampaikan apresiasinya karena program ini terbukti mampu mengasah kreativitas, karakter, serta keberanian para remaja untuk bermimpi dan berproses menuju masa depan yang lebih cerah.
Lebih jauh, Yusuf menjelaskan bahwa program ini merupakan embrio dari konsep Lokal Hero—gagasan yang saat ini tengah ia kembangkan bersama tim Yayasan Dimar Nusa Bakti. Dalam konsep tersebut, setiap desa diarahkan memiliki seorang pemuda lokal visioner yang berperan sebagai CEO desa: sosok yang mampu memetakan potensi unik desanya, menggerakkan komunitas, dan mengolah peluang lokal menjadi kekuatan ekonomi baru.
Konsep Lokal Hero diyakini Yusuf sebagai salah satu solusi alternatif untuk memperkuat kemandirian desa sekaligus mendorong partisipasi aktif pemuda dalam pembangunan.
Dengan menanamkan jiwa kepemimpinan, kreativitas, dan tanggung jawab sejak remaja, ia yakin akan lahir generasi baru yang menjadi motor perubahan di tingkat akar rumput.
“Kita berharap program seperti ini bisa diduplikasi di desa-desa lain,” pungkas Yusuf, menegaskan komitmennya sebagai kader PAN dalam memperkuat peran pemuda desa sebagai ujung tombak kemajuan daerah. (jiz)









Discussion about this post