Kediri, JuKe.co.id — Perum Bulog Cabang Kediri memastikan ketersediaan stok beras di wilayah Kediri dan Nganjuk dalam kondisi aman menjelang Hari Raya Idulfitri.
Cadangan beras yang tersimpan di gudang Bulog dinilai cukup untuk memenuhi kebutuhan masyarakat selama beberapa bulan ke depan.
Kepala Perum Bulog Cabang Kediri, Harisun, menyampaikan, bahwa saat ini pihaknya memiliki sekitar 70 ribu ton beras yang tersimpan di sejumlah gudang. Stok tersebut tersebar di empat gudang Bulog yang berada di wilayah Kediri dan Nganjuk.
Menurut Harisun, jumlah tersebut dipastikan mampu mencukupi kebutuhan masyarakat di dua daerah tersebut hingga beberapa waktu ke depan, termasuk menghadapi peningkatan permintaan menjelang Lebaran.
“Untuk stok beras kami nyatakan aman hingga tiga bulan ke depan. Saat ini di Bulog tersedia sekitar 70 ribu ton beras yang tersebar di empat gudang di Kediri dan Nganjuk,” ujar Harisun, Kepala Perum Bulog Kediri, saat dikonfirmasi di kantornya, Rabu (11/3/2026).
Selain memastikan ketersediaan stok, Bulog Kediri juga terus melakukan penyerapan gabah dari petani sebagai bagian dari upaya menjaga stabilitas pasokan dan harga beras di tingkat masyarakat.
Hingga saat ini, Bulog Kediri telah menyerap sekitar 17 ribu ton gabah atau setara beras, atau sekitar 23 persen dari target penyerapan yang telah ditetapkan. Proses penyerapan tersebut diperkirakan masih akan terus bertambah seiring dengan berlangsungnya musim panen di sejumlah wilayah.
“Untuk penyerapan gabah saat ini sudah mencapai sekitar 23 persen dari target. Total yang sudah kami serap sekitar 17 ribu ton, dan penyerapan ini akan terus berlanjut,” jelasnya.
Di sisi lain, Bulog Kediri juga tetap menjalankan program Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP). Melalui program tersebut, Bulog menyalurkan beras kepada masyarakat guna menjaga kestabilan harga di pasar.
Harisun mengatakan, penyaluran beras SPHP dilakukan secara fleksibel dan akan direalisasikan setiap kali ada permintaan dari instansi atau lembaga yang membutuhkan.
“Untuk beras SPHP relatif, setiap ada permintaan dari instansi, baik dari TNI-Polri akan kami realisasikan. Hal ini juga sebagai bagian dari gerakan pangan sesuai arahan Presiden,” pungkasnya.
Dengan ketersediaan stok yang mencukupi serta penyerapan gabah yang terus berjalan, Bulog Kediri optimistis pasokan beras di wilayah Kediri dan Nganjuk akan tetap stabil hingga beberapa bulan ke depan, termasuk menjelang momentum Lebaran yang biasanya diikuti peningkatan kebutuhan pangan masyarakat. (jiz)








Discussion about this post