Juke.co.id
  • Home
  • Nasional
  • Kriminal
  • Teknologi
  • Politik
  • Olahraga
  • Peristiwa
  • Gaya Hidup
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Kriminal
  • Teknologi
  • Politik
  • Olahraga
  • Peristiwa
  • Gaya Hidup
No Result
View All Result
Juke.co.id
No Result
View All Result
Home Sosial

Ketua MUI Soroti Penyebab Kepala Daerah Terjerat OTT KPK

jiz by jiz
Januari 22, 2026
in Sosial
0
Ketua MUI Soroti Penyebab Kepala Daerah Terjerat OTT KPK
0
SHARES
0
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Kediri, JuKe.co.id – Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia (MUI) Pusat, KH Anwar Iskandar, atau yang akrab disapa Gus War, memberikan pesan mendalam sekaligus peringatan keras bagi para kepala daerah di Indonesia.

Pengasuh Pondok Pesantren Al-Amien Kota Kediri ini menyoroti akar permasalahan korupsi yang kerap menjerat Bupati maupun Wali Kota.

​Dalam sebuah wawancara baru-baru ini, Gus War membedah dua faktor utama mengapa seorang pemimpin daerah terjebak dalam praktik rasuah: faktor sistemik (biaya politik) dan faktor gaya hidup (lifestyle).

​Antara Biaya Politik Mahal dan “Korupsi Terpaksa”
​Gus War mengungkapkan bahwa tidak sedikit kepala daerah yang terjerat korupsi karena merasa “terpaksa” demi mengembalikan modal kampanye. Menurutnya, biaya untuk mencalonkan diri sebagai pemimpin daerah di Indonesia sangatlah tinggi, mencapai miliaran rupiah.

​”Ada kalanya korupsi itu karena terpaksa. Waktu pemilihan, biaya yang dikeluarkan sangat banyak. Jika hanya mengandalkan gaji resmi selama lima tahun, jelas tidak mungkin bisa menutup modal tersebut,” ujar Gus War, Pengasuh Ponpes Al Amien dan Ketua MUI Pusat, saat ditemui di kediamannya, Kamis (22/1/2026).

​Beliau mencontohkan secara gamblang estimasi biaya politik yang bisa mencapai angka Rp10 miliar hingga Rp50 miliar. Ketimpangan antara pendapatan resmi dan pengeluaran kampanye inilah yang kemudian memicu praktik ilegal di lingkungan birokrasi.

​”Akhirnya, jabatan-jabatan strategis atau kepala bagian dijadikan alat untuk mendapatkan keuangan (setoran). Ini dilakukan demi mengembalikan modal yang sudah keluar,” tambahnya.

​Jebakan Gaya Hidup Sosialita dan Dorongan Keluarga
​Selain faktor biaya politik, Gus War juga menyoroti fenomena korupsi yang dipicu oleh gaya hidup mewah. Beliau menekankan bahwa tuntutan untuk tampil sebagai “kaum elit” seringkali membuat pejabat lupa diri, bahkan terkadang dipicu oleh tekanan dari lingkungan keluarga sendiri.

​”Ada juga korupsi karena memang gaya hidup atau keinginan yang terlalu tinggi. Kadang-kadang, pengaruh dari istri yang mendorong untuk hidup ala sosialita mewah, padahal penghasilan tidak mencukupi,” jelas ulama kharismatik asal Kediri tersebut.

​Terjebak dalam pergaulan elit tanpa landasan integritas yang kuat membuat banyak pejabat menghalalkan segala cara demi menjaga gengsi dan penampilan.

​Dampak Sosial: Malu Hingga ke Anak Cucu
​Gus War mengingatkan para pejabat untuk berhati-hati dan menjaga integritas. Beliau menekankan bahwa konsekuensi dari korupsi bukan hanya berurusan dengan hukum (borgol dan tahanan), tetapi juga beban moral bagi keluarga yang tidak berdosa.

​”Jangan sampai tangan diborgol, masuk tahanan, dan wajah terpampang di media. Bayangkan dampaknya ke anak-anak. Mereka bisa malu sekolah karena perbuatan bapaknya,” tegas Gus War sebagai penutup nasihatnya.

​Pesan ini menjadi pengingat penting bagi para calon pemimpin maupun pejabat aktif di seluruh daerah untuk kembali ke jati diri pemimpin yang melayani, bukan pemimpin yang mencari keuntungan pribadi melalui jabatan. (jiz)

Tags: Ketua MUIKota KediriPonpes Al Amien
Previous Post

Waspada Cuaca Ekstrem, KAI Daop 7 Madiun Tingkatkan Mitigasi dan Kesiapsiagaan Prasarana

Next Post

Mas Dhito Instruksikan Pembangunan Jalan Menuju Kawah Gunung Kelud Dilanjutkan

Next Post
Mas Dhito Instruksikan Pembangunan Jalan Menuju Kawah Gunung Kelud Dilanjutkan

Mas Dhito Instruksikan Pembangunan Jalan Menuju Kawah Gunung Kelud Dilanjutkan

Discussion about this post

Recommended

LDII Jatim Sosialisasikan Kurban Sehat dan Halal Jelang Idul Adha

LDII Jatim Sosialisasikan Kurban Sehat dan Halal Jelang Idul Adha

1 hari ago
Dampak Gangguan Operasional di Stasiun Pasarsenen,KAI Daop 7 Madiun Sampaikan Permohonan Maaf

Dampak Gangguan Operasional di Stasiun Pasarsenen,KAI Daop 7 Madiun Sampaikan Permohonan Maaf

2 hari ago

Trending

Seorang Dokter Di Kediri Laporkan Dokter Ke Pihak Kepolisian, Karena Cek 2 Miliar Kosong​

Seorang Dokter Di Kediri Laporkan Dokter Ke Pihak Kepolisian, Karena Cek 2 Miliar Kosong​

2 bulan ago
Diduga Gunakan Dokumen Nikah Berbeda untuk Urusan Waris, Pelapor Desak Polres Kediri Segera Tetapkan Tersangka

Diduga Gunakan Dokumen Nikah Berbeda untuk Urusan Waris, Pelapor Desak Polres Kediri Segera Tetapkan Tersangka

3 hari ago

Popular

Peduli Kaum Buruh Ketua AMPI Kediri Pramudya Ananta Permana Bagikan Sembako

Peduli Kaum Buruh Ketua AMPI Kediri Pramudya Ananta Permana Bagikan Sembako

4 minggu ago
PPP Kediri Panaskan Mesin Politik, Setyo Budi Buka Peluang Maju Pileg 2029

PPP Kediri Panaskan Mesin Politik, Setyo Budi Buka Peluang Maju Pileg 2029

3 minggu ago
Ahli Waris Bangun Pagar, Advokat Akson Nul Huda Tegaskan Itu Simbol Kepastian

Ahli Waris Bangun Pagar, Advokat Akson Nul Huda Tegaskan Itu Simbol Kepastian

2 minggu ago
Fenomena el Nino Godzilla Ancam Indonesia, Perum Bulog Catat Stok Beras Nasional Melimpah Dan Mencapai 5,1 juta Ton

Fenomena el Nino Godzilla Ancam Indonesia, Perum Bulog Catat Stok Beras Nasional Melimpah Dan Mencapai 5,1 juta Ton

4 minggu ago
Daop 7 Madiun Sosialisasi Keselamatan Di Perlintasan Sebidang dan Jalur Ka Terhadap Ratusan Pelajar

Daop 7 Madiun Sosialisasi Keselamatan Di Perlintasan Sebidang dan Jalur Ka Terhadap Ratusan Pelajar

3 minggu ago
Juke.co.id

© 2024 Juke - Juke.

Navigate Site

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • About
  • Shop
  • Forum
  • Contact

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Kriminal
  • Teknologi
  • Politik
  • Olahraga
  • Peristiwa
  • Gaya Hidup

© 2024 Juke - Juke.