Kediri, JuKe.co.id – Setelah berjuang tanpa kenal lelah, akhirnya pemilik usaha rental motor Abiar Motor, Reno Dwi Trimulyono, warga Desa Payaman, Kecamatan Plemahan, Kabupaten Kediri, membuahkan hasil.
Hasil ini didapat, setelah adanya mediasi antara korban (Reno Dwi) dengan para terlapor tiga orang berinisial S, N, dan A di Mapolres Kediri, Senin malam (4/5/2026).
Di depan petugas Kepolisian, pihak terlapor (S,N dan A) berjanji akan mengembalikan unit yang digadaikan dengan skema cicilan minimal 3 unit motor setiap bulannya.
Usai mediasi, Reno Dwi Trimulyono mengatakan, dari hasil mediasi ada kesepakatan antara dirinya (korban) dengan para terlapor, jika ketiga terlapor akan mengembalikan kendaraan bermotor secara bertahap, yakni 3 unit setiap bulannya.
”Kita tunggu perkembangan satu bulan ke depan. Kalau memang tidak ada itikad baik untuk mengeluarkan unit sesuai janji (3 unit per bulan), saya minta pihak Polres melanjutkan proses hukum saja,” tegas Reno, usai mediasi di Polres Kediri, Senin (4/5/2026) malam.
Langkah tegas ini diambil Reno bukan tanpa alasan. Ia ingin memastikan bahwa kasus ini diselesaikan dengan tuntas agar tidak ada masyarakat lain yang menjadi korban dengan modus serupa.
”Harapannya supaya ada efek jera. Kita sudah punya itikad baik lewat kekeluargaan selama empat bulan ini, tapi tidak ada perkembangan. Sekarang bolanya ada di tangan tersangka dan pengawasan Polres,” pungkasnya.
Sebelumnya, Reno Dwi Trimulyono warga Desa Payaman, Kecamatan Plemahan, Kabupaten Kediri, yang menjalankan bisnis sewa motor, ia justru kehilangan 16 unit kendaraan sekaligus. Ironisnya, motor-motor tersebut digadaikan oleh orang yang semula ia percayai untuk mengelola persewaan.
”Unitnya motor semua. Awalnya disewa oleh Mbak Sasta, saya percaya dia yang mengelola. Ternyata setelah terkumpul sampai 16 unit, motor itu tidak disewakan, tapi digadaikan semua,” ungkap Reno.
Berdasarkan perhitungan korban, total kerugian materiil tidaklah sedikit. Akumulasi dari nilai unit kendaraan yang hilang serta hilangnya pendapatan sewa selama berbulan-bulan mencapai angka ratusan juta rupiah.
”Kalau total kerugian, baik dari nilai unit motor maupun uang sewanya, itu mencapai hampir Rp180 juta,” jelasnya. (jiz)











Discussion about this post