Juke.co.id
  • Home
  • Nasional
  • Kriminal
  • Teknologi
  • Politik
  • Olahraga
  • Peristiwa
  • Gaya Hidup
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Kriminal
  • Teknologi
  • Politik
  • Olahraga
  • Peristiwa
  • Gaya Hidup
No Result
View All Result
Juke.co.id
No Result
View All Result
Home Kriminal

Gelapkan Uang BPNT, Perempuan Asal Kediri Ditangkap Di Balikpapan

jiz by jiz
Oktober 12, 2024
in Kriminal, Nasional, Peristiwa
0
Gelapkan Uang BPNT, Perempuan Asal Kediri Ditangkap Di Balikpapan
0
SHARES
30
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Kediri, JuKe.co.id – Tim Buser Satreskrim Polres Kediri menangkap seorang perempuan berinisial WP (36) karena kasus dugaan penipuan dan penggelapan uang beras untuk program Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT).

Perempuan asal Pare yang menjadi buron hampir 2 tahun lebih ini ditangkap oleh petugas di Kota Balikpapan, Kalimantan Timur. Kapolres Kediri AKBP Bimo Ariyanto melalui Kasat Reskrim Polres AKP Dr Fauzy Pratama menuturkan awal mula kasus tersebut.

Awalnya, sekitar korban M (60) pengusaha beras warga Kota Kediri, ditelepon oleh terduga pelaku. Pada saat terduga pelaku membicarakan tentang pesanan beras dengan korban. Terduga pelaku pesan 180 ton dengan alasan untuk program BPNT, yang akan disalurkan ke masyarakat .

“Kesepakatan antara korban dan terduga pelaku ini terjadi dengan harga perkilogram harga beras Rp8.800 ribu,”tutur AKP Dr Fauzy, Sabtu (12/10/2024).

Setelah sepakat keduanya, terduga pelaku mengambil beras ke korban secara bertahap dengan kemasan 15 kilogram.Beras itu diambil oleh terduga pelaku hingga mencapai kurang lebih 180 ton dengan nilai harga uang sebanyak Rp1,5 miliar lebih.

“Korban kemudian menagih uang terduga pelaku untuk pembayaran beras. Akan tetapi hasilnya tidak ada pembayaran dengan alasan terduga pelaku belum ada pencairan dari pihak Dinas Sosial,”terang AKP Dr Fauzy.

Kasat Reskrim mengatakan, korban menagih uang beras kepada terduga pelaku tidak hanya satu kali. Korban menagih mulai di Bulan Februari dan Maret 2022 tidak kunjung ada pembayaran.

“Setiap ditagih terduga pelaku selalu beralasan belum ada pencairan uang dari pihak Dinas”kata AKP Dr Fauzy.

Upaya penagihan uang beras korban ke terduga pelaku tak kunjung berhasil. Akhirnya korban mendatangi kantor tempat terduga pelaku yang berada di Pare, sekitar Bulan April 2022.

Alhasil, terduga pelaku tidak ada di kantor dan mencoba menghubungi terduga pelaku namun tidak merespon. Perlakuan terduga pelaku kepada korban membuat korban jengkel dan merasa dirugikan serta ditipu. Akhirnya korban berinisiatif melapor ke Polres Kediri.

“Setelah saya menjabat Kasat Reskrim disini dimana saya membuka kasus yang menonjol yang belum terungkap untuk segera diungkap. Karena kasus menonjol ini menjadi perhatian,”jelas AKP Dr Fauzy.

Kasat Reskrim mengungkapkan, dari hasil serangkaian pertanyaan, kasus penipuan dan penggelapan hampir 2 tahun lebih ini berhasil terungkap. Terduga pelaku yang menjadi buron berhasil diamankan. Petugas mencari keberadaan terduga pelaku yang akhirnya tertangkap di Kota Balikpapan Kalimantan Timur, pada Kamis (10/10/2024) kemarin.

“Terduga pelaku saat ini sudah kami amankan dan ditahan di Mapolres Kediri. Untuk sementara itu terduga pelaku juga dimintai keterangan. Untuk barang bukti yang kami amankan 18 lembar surat jalan pengiriman beras,”ungkap AKP Dr Fauzy.(Redaksi)

Tags: BPNTPolres KediriTersangka
Previous Post

TNI Bantu Memasak Di Dapur Warga Desa Pagung, Ini Tujuannya

Next Post

OJK Kediri Alami Kenaikan Penyaluran Kredit Maupun Penghimpunan Dana, Ini Datanya

Next Post
OJK Kediri Alami Kenaikan Penyaluran Kredit Maupun Penghimpunan Dana, Ini Datanya

OJK Kediri Alami Kenaikan Penyaluran Kredit Maupun Penghimpunan Dana, Ini Datanya

Discussion about this post

Recommended

Jawab Usulan Perubahan Regulasi Jam Kerja, Mas Dhito: Prinsip Tidak Ganggu Pelayanan Desa

Jawab Usulan Perubahan Regulasi Jam Kerja, Mas Dhito: Prinsip Tidak Ganggu Pelayanan Desa

21 jam ago
Penumpang Kereta Api Di Daop 7 Madiun Tumbuh 9 Persen, Kereta Api Makin Jadi Pilihan Utama

KAI Siapkan Lebih dari 1,2 Juta Tempat Duduk selama Angkutan Lebaran

21 jam ago

Trending

Tragedi Anak SD Bunuh Diri Di Ngada NTT Karena Tidak Membeli Buku Tulis, BEM Kediri Serukan Evaluasi Dalam Pendidikan

Tragedi Anak SD Bunuh Diri Di Ngada NTT Karena Tidak Membeli Buku Tulis, BEM Kediri Serukan Evaluasi Dalam Pendidikan

1 hari ago
Aromora Grand Opening Office Dan Market Parfum, Serta Gelar Pasar Murah Sambut Ramadhan

Aromora Grand Opening Office Dan Market Parfum, Serta Gelar Pasar Murah Sambut Ramadhan

3 hari ago

Popular

Tragedi Anak SD Bunuh Diri Di Ngada NTT Karena Tidak Membeli Buku Tulis, BEM Kediri Serukan Evaluasi Dalam Pendidikan

Tragedi Anak SD Bunuh Diri Di Ngada NTT Karena Tidak Membeli Buku Tulis, BEM Kediri Serukan Evaluasi Dalam Pendidikan

1 hari ago
Gelar Ibadurrahman Fair 2026: Semarak Festival Pendidikan Dan Ajang Kreatifitas Keluarga Besar Yayasan Ibadurrahman Srengat

Gelar Ibadurrahman Fair 2026: Semarak Festival Pendidikan Dan Ajang Kreatifitas Keluarga Besar Yayasan Ibadurrahman Srengat

2 minggu ago
Aromora Grand Opening Office Dan Market Parfum, Serta Gelar Pasar Murah Sambut Ramadhan

Aromora Grand Opening Office Dan Market Parfum, Serta Gelar Pasar Murah Sambut Ramadhan

3 hari ago
KAI Pastikan Jalur Sragi–Pekalongan Mulai Berangsur Normal, Meski Cuaca Ekstrem dan Banjir Ganggu Operasional KA

KAI Pastikan Jalur Sragi–Pekalongan Mulai Berangsur Normal, Meski Cuaca Ekstrem dan Banjir Ganggu Operasional KA

3 minggu ago
Utamakan Keselamatan Perjalanan Kereta Api dan Masyarakat, KAI Daop 7 Madiun Targetkan Penutupan 8 Perlintasan Tidak Dijaga

Utamakan Keselamatan Perjalanan Kereta Api dan Masyarakat, KAI Daop 7 Madiun Targetkan Penutupan 8 Perlintasan Tidak Dijaga

2 minggu ago
Juke.co.id

© 2024 Juke - Juke.

Navigate Site

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • About
  • Shop
  • Forum
  • Contact

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Kriminal
  • Teknologi
  • Politik
  • Olahraga
  • Peristiwa
  • Gaya Hidup

© 2024 Juke - Juke.