Juke.co.id
  • Home
  • Nasional
  • Kriminal
  • Teknologi
  • Politik
  • Olahraga
  • Peristiwa
  • Gaya Hidup
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Kriminal
  • Teknologi
  • Politik
  • Olahraga
  • Peristiwa
  • Gaya Hidup
No Result
View All Result
Juke.co.id
No Result
View All Result
Home Sosial

LSM Saroja Laporkan Dugaan Korupsi RSUD Kilisuci Ke Kejari Kota Kediri

jiz by jiz
Mei 11, 2026
in Sosial
0
LSM Saroja Laporkan Dugaan Korupsi RSUD Kilisuci Ke Kejari Kota Kediri
0
SHARES
1
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

​Kediri, JuKe.co.id – Sebagai langkah awal bersih-bersih birokrasi di lingkungan Pemerintah Kota Kediri, LSM Saroja resmi melayangkan aduan masyarakat terkait dugaan korupsi dalam pengelolaan RSUD Kilisuci.

Laporan yang diserahkan ke Kejaksaan Negeri (Kejari) Kota Kediri ini menyoroti adanya potensi manipulasi anggaran dan penggelembungan dana pada sektor pengadaan obat-obatan serta alat kesehatan (alkes).

​Dewan Pengawas LSM Saroja, Supriyo, menegaskan bahwa kasus ini merupakan test case pertama untuk membongkar pola kejahatan terstruktur yang diduga telah berlangsung lama.
​
​Supriyo mengungkapkan kekecewaannya terhadap tata kelola RSUD Kilisuci yang dinilai tidak efisien namun terus menyedot dana APBD. Menurutnya, meski rumah sakit tersebut memiliki tingkat hunian (occupancy) yang rendah dan terus merugi, pemerintah daerah justru terus mengucurkan subsidi tanpa langkah strategis seperti merger atau kerja sama pihak ketiga.

​”Sudah tahu rumah sakit ini rugi terus, kenapa dipaksakan APBD untuk mensubsidi? Ada penyertaan modal daerah tapi rugi-rugi terus. Kami menduga ini ada perencanaan sebuah kejahatan yang terstruktur melalui pola-pola pengadaan,” ujar Supriyo usai menyerahkan berkas laporan.

​Salah satu poin krusial yang dilaporkan adalah pengadaan obat-obatan yang nilainya mencapai miliaran rupiah setiap tahun. Supriyo mengklaim memiliki bukti adanya pemborosan anggaran di mana banyak obat-obatan akhirnya kedaluwarsa dan dibuang ke Tempat Pembuangan Akhir (TPA).

​”Logikanya, kalau rumah sakit sepi, belilah obat yang masa kedaluwarsanya lebih lama atau volumenya dikurangi. Faktanya, saya melihat sendiri banyak obat dibuang di TPA. Kami menduga ada mark-up atau pengadaan yang dipaksakan hanya demi proyek,” tambahnya dengan nada jengkel.
​
​Pihak Kejaksaan Negeri Kota Kediri melalui Kasi Intelijen membenarkan adanya surat pengaduan tersebut. Meskipun laporan sudah masuk, pihak Kejaksaan mengaku masih perlu melakukan telaah lebih dalam sebelum memberikan pernyataan teknis mengenai materi perkara.

​”Berkaitan dengan surat pengaduan ini, sudah kami terima dari pihak pelapor. Pengaduan ini akan kami teruskan ke pimpinan untuk diproses lebih lanjut,” ujar Hadi, Kasi Intel Kejari Kota Kediri.

​Pihak Kejaksaan menegaskan bahwa saat ini fokus mereka adalah menindaklanjuti prosedur administrasi atas laporan yang masuk. “Mengenai substansi materi terkait RSUD Kilisuci, kami belum bisa memberikan statement detail karena berkas belum kami baca secara terperinci,” imbuhnya.

​LSM Saroja menyatakan tidak akan berhenti pada kasus RSUD Kilisuci saja. Pelaporan ini dianggap sebagai pintu masuk untuk mengusut berbagai kejanggalan pengelolaan anggaran di Kota Kediri yang selama ini luput dari pengawasan.

​”Masih banyak dugaan kejahatan terhadap pengelolaan pemerintahan Kota Kediri, baik di masa lalu maupun masa kini. Kita tes dulu dengan kolaborasi bersama Kejaksaan untuk membersihkan rumah sakit ini,” pungkas Supriyo. (jiz)

Tags: Dugaan korupsiKejaksaan Negeri Kota KediriKejari kota KediriLsm SarojaRSUD Kilisuci Kota Kediri
Previous Post

Gus Thuba: Deklarasi Yakuza Meneges Di Kediri, Tansformasi Santri Jalur Kiri mlMenuju Perubahan

Next Post

Puluhan Tahun Penambang Pasir Tradisional Sungai Brantas Kota Kediri, Ikut Menjaga Kelestarian Alam

Next Post
Puluhan Tahun Penambang Pasir Tradisional Sungai Brantas Kota Kediri, Ikut Menjaga Kelestarian Alam

Puluhan Tahun Penambang Pasir Tradisional Sungai Brantas Kota Kediri, Ikut Menjaga Kelestarian Alam

Discussion about this post

Recommended

LDII Jatim Sosialisasikan Kurban Sehat dan Halal Jelang Idul Adha

LDII Jatim Sosialisasikan Kurban Sehat dan Halal Jelang Idul Adha

1 hari ago
Dampak Gangguan Operasional di Stasiun Pasarsenen,KAI Daop 7 Madiun Sampaikan Permohonan Maaf

Dampak Gangguan Operasional di Stasiun Pasarsenen,KAI Daop 7 Madiun Sampaikan Permohonan Maaf

2 hari ago

Trending

Seorang Dokter Di Kediri Laporkan Dokter Ke Pihak Kepolisian, Karena Cek 2 Miliar Kosong​

Seorang Dokter Di Kediri Laporkan Dokter Ke Pihak Kepolisian, Karena Cek 2 Miliar Kosong​

2 bulan ago
Diduga Gunakan Dokumen Nikah Berbeda untuk Urusan Waris, Pelapor Desak Polres Kediri Segera Tetapkan Tersangka

Diduga Gunakan Dokumen Nikah Berbeda untuk Urusan Waris, Pelapor Desak Polres Kediri Segera Tetapkan Tersangka

3 hari ago

Popular

Peduli Kaum Buruh Ketua AMPI Kediri Pramudya Ananta Permana Bagikan Sembako

Peduli Kaum Buruh Ketua AMPI Kediri Pramudya Ananta Permana Bagikan Sembako

4 minggu ago
PPP Kediri Panaskan Mesin Politik, Setyo Budi Buka Peluang Maju Pileg 2029

PPP Kediri Panaskan Mesin Politik, Setyo Budi Buka Peluang Maju Pileg 2029

3 minggu ago
Ahli Waris Bangun Pagar, Advokat Akson Nul Huda Tegaskan Itu Simbol Kepastian

Ahli Waris Bangun Pagar, Advokat Akson Nul Huda Tegaskan Itu Simbol Kepastian

2 minggu ago
Fenomena el Nino Godzilla Ancam Indonesia, Perum Bulog Catat Stok Beras Nasional Melimpah Dan Mencapai 5,1 juta Ton

Fenomena el Nino Godzilla Ancam Indonesia, Perum Bulog Catat Stok Beras Nasional Melimpah Dan Mencapai 5,1 juta Ton

4 minggu ago
Daop 7 Madiun Sosialisasi Keselamatan Di Perlintasan Sebidang dan Jalur Ka Terhadap Ratusan Pelajar

Daop 7 Madiun Sosialisasi Keselamatan Di Perlintasan Sebidang dan Jalur Ka Terhadap Ratusan Pelajar

3 minggu ago
Juke.co.id

© 2024 Juke - Juke.

Navigate Site

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • About
  • Shop
  • Forum
  • Contact

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Kriminal
  • Teknologi
  • Politik
  • Olahraga
  • Peristiwa
  • Gaya Hidup

© 2024 Juke - Juke.